“Badan Eksekutif
Mahasiswa (BEM) Politani Minta Dialog dengan KEMENRISTEK DIKTI Terkait
Revitalisasi Pendidikan dan Permasalahan Gedung Mangkrak Politani”
![]() |
| Foto: Unjuk rasa Mahasiswa Politani Pangkep |
CAKRA_PANGKEP
Dalam
kunjungan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEK DIKTI)
ke Kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Rabu, 09 Agustus 2017, BEM
Politani desak pihak kampus untuk diberikan waktu luang berdialog terkait
permasalahan sistem revitalisasi pendidikan dan juga permasalahan gedung
Politani yang sekarang Mangrak.
Unjuk
rasa yang dikomandoi oleh Ketua BEM sendiri Anjas Marwanto mendesak agar pihak
kampus memberikan waktu luang untuk berdialog yang sebelumnya pihak kampus
hanya akan memberikan waktu 15 menit untuk membicarakan permasalahan yang ada di
kampus Politani.
“kami
hanya meminta pihak kampus dapat memberikan waktu yang cukup luang membahas
permasalahan yang ada di kampus, karena waktu 15 menit itu sangatlah tidak
cukup dengan banyaknya permasalahan yang ada.” Ujar Anjas selaku Ketua BEM.
(09/08).
Selain
itu, Ansar yang merupakan Ketua BEM periode 2016 mendukung penuh apa yang
dilakukan oleh Pihak BEM beserta mahasiswa yang melakukan unjuk rasa tersebut.
Ia mengatakan bahwa untuk mendapatkan hasil dialog terkait permasalahan yang
ada sangatlah tidak memungkinkan jika hanya diberikan waktu 15 menit dari pihak
kampus.
“tentunya
saya mendukung apa yang BEM lakukan, karena memang permasalahan kampus cukup
banyak terkait system revitalisasi pendidikan yang nanti akan diterapkan
ditambah lagi permasalahan gedung PKM dan gedung 4 lantai.” Pungkasnya. (09/08)
Ia
berharap agar nantinya ketika pihak BEM diberikan waktu untuk berdialog, mereka
dapat mengeluarkan semua aspirasinya demi kebaikan kampus kedepannya.
Terpisah,
Dalam
kunjungan tesebut pihak kampus telah memberikan waktu sekitar 15 menit kepada
pengurus lembaga kemahasiswaan untuk mengeluarkan aspirasinya kepada
Kemenristek Dikti yang sudah diagendakan dalam kegiatan Kuliah Umum saat itu,
“pihak
Kampus tentunya memberikan waktu kepada mahasiswa khususnya pengurus Lembaga
untuk mengeluarkan uneg-unegnya mungkin sekitar 15 menit dalam Kuliah Umum
nanti.” Jelas Wadir III Bidang kemahasiswaan Sulkifli, S.Pi., M.Si.
Beberapa
mahasiswa mengaku kecewa dengan waktu yang di berikan oleh pihak Politani,
mereka menganggap bahwa kedatangan Kemenristek Dikti ke Politani sangatlah
langkah, sehingga perlu dimanfaatkan baik-baik untuk mengeluarkan aspirasi
mereka.
Ketua
BEM berharap agar Pihak Kemenristek Dikti benar-benar dapat melihat
permasalahan yang dialami oleh kempusnya dan dapat mencarikan solusi terkait
permasalahan tersebut.
Menanggapi
hal tersebut, pihak kampus mengatakan tidak dapat memberikan waktu yang lama
untuk berdialog, dikarenakan Kemenristek Dikti dikabarkan memiliki jadwal lain
setelah kunjungan di kampus Politani.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar