Sabtu, 12 Agustus 2017

PERSKA POLITANI KUKUHKAN 23 ANGGOTA BARU DI BOCI-BOCIE KEC. MANDALLE


 
FOTO : Foto bersama selepas pengukuhan anggota baru UKM PERSKA (Boci-Bocie, Kec. Mandalle)

CAKRA_PANGKEP | Jum’at, 13/08/17. Salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Politeknik Pertanian Negeri (POLITANI) Pangkep melakukan pengukuhan anggota baru.

23 anggota baru UKM Penerbitan dan Siaran Kampus (PERSKA) dikukuhkan di salah satu kebun warga Boci-Bocie Kec. Mandalle yang sebelumnya dilakukan penerimaan materi dan diskusi di SMK Negeri 1 Mandalle.

Arwansyah Pimpinan Umum UKM PERSKA mengatakan pemilihan lokasi pengukuhan anggota baru disesuaikan dengan konsep pengukuhan yang telah di sepakati oleh Pengurus dan Anggota UKM PERSKA.
“saya sengaja memilih perkebunan warga sebagai lokasi pengukuhan dikarenakan ada agenda yang memang sesuai ketika di laksanakan di kebun yang sepi dan nuangsanya yang sedikit menyeramkan.” Jelasnya

Ia menambahkan,
“kegiatan pengukuhan ini adalah awal dari anggota baru menerima identitas tetapnya, jadi memang perlu konsep pengujian mental yang harus dimiliki oleh seorang yang bergelut dan beridentitas Pers Mahasiswa.” Tambahnya. (13/08)

Kegiatan pengukuhan anggota baru yang berlangsung kurang lebih 10 jam ini berjalan cukup lancar, meskipun beberapa konsep  sedikit terhalang dengan cuaca yang tidak mendukung. dalam kegiatan ini pula, dilakukan pengambilan kartu Pers kepada anggota yang telah dikukuhkan dengan konsep yang berbeda dari pengukuhan tahun sebelumnya.

Andika Salah satu anggota baru yang telah dikukuhkan menjadi anggota tetap UKM PERSKA mengaku senang karena telah resmi ditetapkan menjadi anggota tetap UKM PERSKA, ia mengatakan untuk kedepannya akan melaksanakan tanggung jawabnya sebagai Pers mahasiswa yang memiliki integritas dan peran fungsi sebagai control social di lingkungan kampus maupun di masyarakat.
“saya senang karena kini saya telah resmi menjadi anggota UKM PERSKA, kedepannya saya akan mengembang amanah dan bertanggung jawab atas identitas yang saya pegang sekarang.” Ujarnya. (11/08)

Selain itu, Ainun yang juga merupakan anggota baru yang dikukuhkan dalam kegiatan ini, mengaku mendapatkan pembelajaran dan pengalaman yang sangat berkesan. menurutnya kegiatan ini telah membangung kembali mental dan jiwa kritisnya sebagai salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seorang yang berkecimpung di dunia Pers Mahasiswa.
“ dengan adanya kegiatan ini keberanian berbicara dan mental saya terbangun kembali, Tentunya kegiatan ini sangat berkesan bagi saya.” Tutur Ainun saat mengeluarkan kesan dan pesannya saat penutupan pengukuhan anggota PERSKA 2017.

Untuk kedapannya UKM PERSKA akan kembali merekrut calon anggota baru yang nantinya akan menjadi tongkat stapek perjuangan anggota tetap UKM PERSKA dan melahirkan Pers Mahasiswa yang memiliki jiwa kritis dan mempertahankan ideologinya sebagai Pers Mahasiswa. (Marwan)

Kamis, 10 Agustus 2017

KARANG TARUNA DESA BARANA GELAR PESTA RAKYAT




CAKRA_JENEPONTO
            
          Dalam rangka peringatan jelang ulang tahun desa Barana 26 Agustus, Karang Taruna desa Barana gelar kegiatan “PESTA RAKYAT” dengan tema Paballe Sumanga’ atau dalam artian memberikan semangat kepada masyarakat desa Barana, bahwa desa Barana yang letaknya terpencil dapat dilihat oleh masyarakat Jeneponto sebagai desa yang kecil namun memiiki ribuan potensi. Seperti filosopi desa Barana “biar butta kamase-mase, ia ca’di mingka sarro kacinikan” dalam arti meskipun kekurangan dan kecil namun dapat dilihat hebat oleh masyarakat Jeneponto.

Dalam puncak kegiatan pesta rakyat tersebut dilakukan ngopi bersama seribu warga desa Barana. Kegiatan dengan anggaran kurang lebih Rp. 15 juta yang sumbernya berasal dari bantuan kepala desa Barana sebesar Rp. 10 juta, bantuan dari masyarakat setempat dan juga beberapa bantuan dari beberapa dinas-dinas di Jeneponto ini berjalan sangat lancar dan menuai apresiasi positif dari Karang Taruna Kab, Jeneponto, pemerintah setempat dan masyarakat desa Barana yang hadir pada malam puncak acara pesta rakyat tersebut Sabtu, 05/08/2017.

Beberapa kegiatan dalam pesta rakyat yang telah berlangsung selama 10 hari ini, diantaranya kegiatan lomba dicabang olahraga, dicabang seni dan juga beberapa lomba masyarakat seperti tarik tambang dan juga lomba memasak.

Syafril Suhaeli, S.KM selaku ketua Karang Taruna desa barana mengatakan  bahwa kegiatan ini dikonsep langsung oleh pemuda dan pemudi desa Barana sendiri dengan pembagian item kegiatan yaitu, olahraga, agama dan seni, meskipun pada awalnya banyak kritikan yang didapatkan dari masyarakat namun mereka selalu optimis dan ia mengaku sangat senang dengan suksesnya kegiatan pesta rakyat tersebut.
“saya selaku ketua Karang Taruna, sangat senang dengan suksesnya kegiatan ini, meskipun terkendala oleh dana dan adanya tendesi dari masyarakat namun dengan perjuangan panitia pelaksana yang hanya berjumlah 25 orang  dan pengurus karang taruna desa Barana sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.” Tuturnya. (05/08).

Selain itu kedepannya ia berharap agar kegiatan ini tetap direspon baik oleh pemerintah setempat dan semoga kedepannya kegiatannya lebih besar dari kegiatan pesta rakyat tahun ini.

Kemudian ditambahkan oleh ketua Panitia pelaksana Pesta Rakyat, Iswandi mengatakan bahwa Acara Pesta Rakyat ini sudah dua kali digelar, dan tahun ini diaanggap kegiatannya cukup besar. Selain perlombaan di hari-hari sebelumnya, dimalam puncak acara pesta rakyat tersebut beberapa item kegiatan yang di tampilkan untuk masyarakat setempat terbilang cukup meriah, pasalnya selain pertunjukan dari Sanggar Seni desa Barana sendiri adapula penampilan dari Sanggar Seni Kab. Jeneponto, kemudian stan up comedy dari Bantaeng dan adapula penampilan seni dan satra dari Jogjakarta yang didatangkan langsung oleh panitia pelaksana.

Ia mengatakan sangat bersyukur dengan berjalannya kegiatan ini, ia juga berterimakasih kepada ketua karang taruna Jeneponto dan juga DP-MPD yang telah hadir dalam malam puncak acara pesta rakyat tersebut.
“alhamdulilah kegiatan ini berjalan lancar meskipun dengan panitia yang terbilang sedikit namun kegiatan ini cukup meriah, tentunya kendala selalu kami hadapi baik dari segi anggaran yang terbilang cukup minim dan juga kinerja kepanitiaan namun tetap dengan bantuan beberapa kalangan acara ini dapat berjalan dengan sukses.” Ujarnya (05/08)

Sejumlah masyarkat desa Barana yang di temui oleh wartawan Cakra Nusantara mengatakan sangat senang dengan adanya kegiatan ini, mereka mengatakan bahwa kegiatan ini telah mempererat hubungan antara masyarakat desa Barana.
“saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena dengan ini hungan social kami dapat semakin terjalin erat.” Ujar Yuli salah satu masyarakat Barana. (05/08)

Senada dengan itu, Asnita Asis yang juga merupakan masyarakat setempat juga merasakan begitu banyak hal positif dengan adanya kegiatan seperti ini dan juga ia berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dan ditingkatkan lagi untuk tahun kedepannya.
“semoga dengan ini hubungan masyarakat jadi semakin terjalin dan semoga kedepannya kegiatan ini tetap dilaksanakan dan ditingkatkan lagi.” Pungkasnya. (05/07)

Dalam acara malam puncak Pesta Rakyat tersebut yang bertempat di sekolah SMP negeri 1 Bangakala Barat selain pertunjukan seni dan sastra, ada pula kegiatan lomba memasak, sambutan-sambutan dan terakhir adalah penguman dan penyerahan piala beberapa lomba di tiga cabang yang telah dilaksanakan.

Menanggapi hal tersebut, kepala desa barana mengatakan dan menegaskan dalam sambutannya di malam puncak Pesta Rakyat tersebut bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan kedepannya akan memberikan bantuan penuh untuk kegiatan seperti ini ketika tidak ada masalah-masalah yang timbul dalam kegiatan pesta rakyat tahun ini.
“saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Karang Taruna Barana, dan kedepannya saya akan berikan anggaran yang lebih jika sampai penutupan nanti tidak ada keributan yang terjadi.” Tegas kepala Desa Barana. (Marwan)

H. MULYADI MUSTAMU, SH. JADI SOROTAN MASYARAKAT DESA

Foto : Suasana Peletakan batu pertama Mesjid Nurul Iman Pinjongga oleh wakil Bupati Jenenponto


CAKRA_JENEPONTO

                   H.Mulyadi Mustamu, SH. Karaeng Tinggi selaku wakil Bupati Jeneponto lakukan peletakan batu pertama pembangunan  salah satu mesjid di desa Beroanging sabtu , 30/07/2017.
Pembangunan mesjid Nurul Iman dusun Pinjongga yang di perkirakan akan rampung dalam kurung waktu tiga bulan kedepan mendapat apresiasi baik dari wakil Bupati Jeneponto H. Mulyadi Mustamu, SH. Karaeng Tinggi. Pasalnya dalam pembangunan mesjid tersebut beliau turun langsung ke lokasi dalam rangka peletakan batu pertama.

Tak hanya itu, bantuan berupa batu merah sebanyak 9000 buah ditambah sebulan gaji untuk pekerja mesjid tersebut di sumbangkan langsung oleh wakil Bupati Jeneponto.

Mesjid yang letaknya didusun Pinjongga ini juga mendapat bantuan dari salah satu anggota DPD Kab. Jeneponto, Andi Kaharuddin, SE. Karaeng muang berupa semen 100 buah.

Pemerintah dan masyarakat setempat mengaku sangat senang dengan adanya bantuan yang masuk untuk pembangunan mesjid Nurul Iman tersebut. Pasalanya dari awal pembangunan mesjid tersebut yang sudah berumur kurang lebih 70 tahun ini tidak pernah dilakukan rehabilitas kerangka bangunan mesjid tersebut. Sehingga dengan adanya bantuan ini sedikit membantu dalam pembangunan mesjid dusun Pinjongga.

Kepala Dusun Pinjongga, Muslimin Daeng Jarung mengatakan bahwa dengan adanya bantuan tersebut masyarakat dapat segera menyelesaikan pembangunan mesjid yang diperkirakan akan memakan anggaran lebih dari Rp. 100 juta rupiah.
“saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari pak wakil bupati dan pihak dari anggota DPD, karena dengan itu sedikit membantu kami dalam pembangunan mesjid di dusun kami ini”. Ujar Kepala Dusun Pinjongga.(06/08)
          
Ia menambahkan,
“sebenarnya kami masih terkendala mengenai anggaran, karena untuk sementara anggaran yang terkumpul baru sekitaran Rp. 40 juta itupun sudah hampir terpakai semua. Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat berpartisipasi penuh untuk kelancaran pembangunan mesjid ini.” Tambahnya ketika di temui oleh wartawan Cakra Nusantara di rumahnya .(06/08)

Selain itu beberapa tokoh-tokoh masyarakat setempat juga merasa senang dengan adanya sumbangsi dari pemerintah kabupaten dan anggota DPD, ia menganggap bahwa kini desa Beroanging sudah termasuk desa yang diperhatikan oleh pemerintah kabupaten Jeneponto.
“tentunya saya merasa bahwa desa kami kini sudah mulai diperhatikan baik oleh Pemerintah Kabupaten, saya sangat bersyukur dengan hal itu” ujar tokoh pemuda dusun Pinjongga Yusuf Ramadhan Daeng Beta. (06/08)

Ia juga berharap agar semua aparat pemerintahan dan masyarakat dapat memberikan konstribusi dalam hal upaya bantuan pembangunan mesjid yang ada di dusunnya tersebut,.
“semoga tak hanya ini bantuan yang masuk, kami juga berharap agar seluruh aparat dan masyarakat dapat memberikan bantuan untuk pembangunan mesjid nurul iman pinjongga”. Tambahnya. (30/07).

Pemerintah setempat menghimbau kepada masyarakat desa Beroanging terkhusus masyarakat dusun Pinjongga itu sendiri agar dapat memberikan bantuan berupa sumbangan agar mesjid Nurul Iman Pinjongga dapat cepat terbangung. Bantuan dapat langsung diberikan melalui pengurus mesjid Nurul Iman Pinjongga atau dapat langsung ke Imam dusun Pinjongga Abdul Azis Dg Nara. (Marwan)

Rabu, 09 Agustus 2017

POLITANI PANGEKP GELAR KULIAH UMUM BERSAMA MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN TINGGI (MENRISTEK DIKTI)




Foto: Kuliah Umum di Auditorium Mas'ud Sikong Politani Pangkep
“Kuliah Umum Bersama KEMENRISTEK DIKTI terkait Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi dalam rangka peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Alumni”

CAKRA_PANGKEP
               Kampus Politeknik Pertanian Negeri (POLITANI) Pangkep gelar Kuliah umum bersama Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.,AK selaku Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi terkait pembahasan mengenai Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi dalam rangka peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Alumni yang nantinya akan diterapkan ke setiap kampus Politeknik se-Indonesia yang akan direvitalisasi.

Dalam kuliah umum tersebut, bapak Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.,AK mengatakan bahwa diharapkan nantinya penerapan revitalisasi ini dapat meningkatkan kompetensi lulusan ditiap kampus Politeknik di bidangnya dengan penerapan 50% kegiatan berhubungan dengan pembelajaran akademik kampus dan 50% kegiatan yang berhubungan dengan perusahaan atau indusrti.
“nantinya untuk diploma III, penerapannya tiga semester pembelajaran akademik secara umum, dan tiga semester pembelajaran yang memang bekaitan dengan industri.” Paparnya saat membawakan materi di Auditorium Mas’ud sikong Politani Pangkep. (09/08)

Selain itu, diharapkan agar kedepannya lulusan Politeknik dapat bekerja sesuai kompotensi masing-masing di kampusnya.

Dalam kuliah umum tersebut, selain pembahasan tekait revitalisasi pendidikan, dilakakukan pula penanda tanganan M.O.U tiga instansi besar diantaranya, Yayasan Hadji Kalla, Bpjs Kesehatan dan PT. Dunia Marine Products.

Untuk kedepannya Politani diharapkan akan menjadi kampus unggulan dari beberapa Politeknik yang ada di Indonesia dan sekarang Politeknik yang letaknya ada di pedesaan telah mencapai urutan ke- Enam sebagai kampus Politeknik Terbaik dari 42 Politeknik yang ada di Indonesia.
“alhamdulilah kampus Politani yang letaknya berada pada pedesaan, kini suatu kebanggaan sekaligus tantangan karena telah menjadi kampus terbaik ke Enam dari 42 Kampus Politeknik yang ada di Indonesia.” Ujar Direktur Politani Dr. Ir. H. Darmawan, MP. dalam sambutannya. (09/08)

Selain Menristek Dikti, hadir pula Ditjen Kemenristek dan Dikti RI Prof. Ainun Na'im Ph.D.,MBA., Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek dan Dikti RI Prof. Intan Ahmad Ph.D., Ditjen Kelembagaan IPTEK dan Pendidikan Tinggi Kemenristek RI Dr.Ir. Patdono Suwignjo, M.Eng.,Sc., Wakil Bupati Pangkep H. Syahban Sammana SH., Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf. Muh. Musafaq, Kejari Kab. Pangkep Firmansyah Subhan SH,MH., Wakapolres Pangkep Kompol. Apri Prasetya S.Sos., dan Pimpinan Cab. BRI Kab. Pangkep Budi Setya Nusa. (Marwan)