Jumat, 20 Oktober 2017

MASYARAKAT KECAMATAN LIUKANG TANGAYA DAN KALMAS AKHIRNYA MENEMBUS DUNIA LUAR

Foto : Pulau Kec. Liukang Tangaya


CAKRA|PANGKEP

Dalam upaya memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Liukang Tangaya dan Liukang Kalmas  yang selama ini belum terjangkau arus komunikasi (telepon selular), dibutuhkan perhatian khusus agar kedua wilayah tersebut dapat menikmati  arus informasi seperti yang dirasakan masyarakat yang berada diwilayah lain.

Hal itu menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk mengupayakan agar kedua wilayah tersebut keluar dari keterisolasian yang dirasakan begitu lama. Hampir 72 tahun masyarakat dikedua wilayah tersebut menyuarakan agar wilayahnya dapat dibangun tower yang akan membantu masyarakat untuk berinteraksi dengan dunia luar. Akhirnya perjuangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Sahabat Rakyat H.Syamsuddin A. Hamid dan Syahban Sammana dapat terwujud.

Bupati Pangkep H.Syamsuddin A.Hamid, SE mengemukakan perjuangan yang dilakukan untuk membantu masyarakat di kedua wilayah tersebut merupakan tantangan bagi dirinya yang selama ini hanya sebatas mimpi. Akan tetapi ini merupakan tantangan bagi dirinya untuk memberikan pelayanan yang optmal bagi warga di kedua wilayah tersebut. Berbagai upaya yang dilakukan untuk meyakinkan investor telekomunikasi untuk berinvestasi di kedua wilayah tersebut seakan mengalami hambatan.

Dengan tekad yang keras dan membara, dan  didukung dengan kemauan untuk memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat akhirnya penantian itu datang juga, dengan terbangunnya tower (BTS) di Tangaya sebanyak 3 titik, Sapuka(ibu kota kecamatan), sabalana dan sumange  serta 2 dikecamatan Liukang Kalmas yakni Kalukalukuang (ibukota kecamatan) dan doang-doangan lompo).

Ini tidak terlepas dari usaha Dinas Komunikasi dan Informatika yang begitu gigih menyuarakan aspirasi masyarakat yang termasuk dalam kawasan 3 T (terluar, terdepan dan tertinggal) yang selama ini menjadi tantangan akhirnya dikabulkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Komunikasi dan Informatika RI.

Kepala Bidang Hubungan Media Layanan Informasi dan Komunikasi H.Idcham Latief menjelaskan selama kurang lebih 4 tahun kami berjuang untuk masyarakat pulau yang selama ini, belum merasakan akses informasi (terhubung dunia luar) akhirnya sekarang ini bisa menikmatinya.

pihaknya tidak pernah merasa bosan untuk meminta dan memohon ke Kementrian Kominfo agar warganya di pulau tersebut dapat dibantu pembangunan sarana komunikasi (BTS), akan tetapi banyak kendala karena prioritas pembangunan BTS hanya diperuntukkan bagi masyarakat terluar yang langsung berbatasan dengan negara, sementara Kab. Pangkep terluar tapi tidak secara langsung berbatasan dengan negara.

“Dan pada akhir tahun 2016 kami sudah mendapatkan informasi dari Kementian Kominfo melalui BP3TI Kementrian Kominfo bahwa Kabupaten Pangkep akan menjadi  salah satu daerah yang akan dibangunkan tower untuk mengurai keterisolasian.” Tuturnya.

Ia juga menambahkan,
 “Kami bersyukur apa yang menjadi dambaan bagi masyarakat pulau yang selama ini hanya khayalan akhirnya menjadi kenyataan dan menjadi kado istimewa bagi kami sebagai OPD yang baru seumur jagung dapat berbuat bagi masyarakat Pangkep.” Ujarnya.
(Idcham)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar