Kamis, 28 September 2017

PMII LAKUKAN PENGGALANGAN DANA, PEDULI KORBAN KEBAKARAN DESA MANDALLE



Foto : Anggota PMII yang melakukan penggalangan dana


CAKRA | PANGKEP_Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Pangkep lakukan penggalangan dana kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk membantu korban kebakaran yang terjadi di Desa Mandalle, Kec. Mandalle, Kab. Pangkep kamis, 28 September 2017 pukul 00.30 Wita dini hari.
 
Kebakaran yang mengakibatkan satu rumah ludes dan tak menyisakan harta benda miliki Muhammad Ilham R. (pemilik rumah sekaligus kos), dan 3 (tiga) orang mahasiswa yang tinggal di kos tersebut diantaranya Syahrul, Sultan, dan kahar. Di perkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai 400 juta rupiah.

Penggalangan dana dilakukan pukul 13.00 - 17.30 wita depan kampus Politeknik pertanian Negeri pangkep tak jauh dari lokasi kebakaran dan diikuti oleh anggota PMII serta sejumlah mahasiswa.

Ari Anugerah A.Md.P selaku ketua Umum PMII cabang Pangkep mengatakan penggalangan dana ini dilakukan agar dapat memberikan sedikit bantuan kepada korban sebagai bentuk kepedulian atas sesama sehingga diharapkan dapat mengurangi sedikit beban korban bencana.
“tentunya diharapkan dapat membantu, dan mengurangi sedikit beban korban kebakaran, ini adalah sebagai bentuk kepedulian kita atas sesama.” Ujarnya. 28/09

tak hanya itu, untuk selanjutnya PMII cabang Pangkep akan melakukan pengajian tolak bala, dan penggalangan dana kembali berupa donasi pakaian dan makanan dari masyarakat sekitar yang nantinya akan diberikan kepada korban kebakaran.

Foto : Respon positif dari masyarakat
Sampai saat ini, dana yang terkumpul dari hasil penggalangan dana tersebut yaitu Rp. 2.200.000 rupiah dan akan langsung diberikan kepada korban.
“alhamdulilah respon masyarakat dan pengguna jalan seperti Truk, Mobil Angkutan Umum dan bahkan pengendara motor sangatlah baik, sehingga saat ini sudah terkumpul dua juta dua ratus ribu rupiah.” Tutur Ari alumni Politani. (28/09)

Tak hanya PMII saja, sejumlah organisasi Mahasiswa (ORMAWA) pun melakukan kegiatan yang sama namun berbeda lokasi. Seperti Himpunan Mahasiswa Budidaya Perikanan (HIMADIKA), Himpunan Mahasiswa Teknologi Pengolahan hasil Perikanan (HIMATERIN) dan Kerukunan Mahasiswa Butta Panrita Lopi (KEMBAPALOPI).

(Reporter : Marwan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar