Kamis, 28 September 2017

SATU UNIT RUMAH WARGA MANDALLE LUDES DILAHAP SI JAGO MERAH

Foto : Suasana Kebakaran (Pukul 00.50 wita)


CAKRA | PANGKEP_Sekitar Pukul 00.30 Wita, musibah naas kini menimpa salah satu warga Desa Mandalle, Kec. Mandalle, Kab. Pangkep, Kamis, 28 September 2017.
 
Muhammad Ilham R. yang juga merupakan mahasiswa Politani Pangkep Jurusan Budidaya Perikanan harus menanggung kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan rumahnya beserta beberapa arsip-arsip penting seperti ijazah dan sertifikat tanah. 

Ilham yang saat itu hanya tinggal berdua bersama temannya dikarenakan orang tuanya sedang bekerja di Kalimantan mengatakan, Api berasal dari terminal listrik yang koslet, namun karena panik teman sang korban bernama Taswin yang saat itu berada di rumah korban langsung menyiram api tersebut dengan air, namun api semakin besar dan tak bisa dikendalikan.

pas pulang ka’ dari kampus, sampai dirumah sudah besar mi kuliat itu api. Temanku ji yang ada dirumah saat itu, katanya colokannya koslet baru muncul api, pas di siram air, apinya tambah besarki.” Tutur Ilham R. (28/09)

Rumah yang juga dijadikan sebagai kos-kosan mahasiswa dilantai bawah ini dihuni oleh tiga mahasiswa Politani, diantaranya Syahrul (Bulukumba), Kahar (Barru), Sultan (Pinrang) yang saat peristiwa terjadi mereka sedang tidur di kamarnya masing-masing dan baru terbangung saat terkena siraman air dari warga yang saat itu mencoba untuk memadamkan api.

4 (empat) unit pemadam kebakaranpun diturunkan untuk menanggulangi keganasan si jago merah walaupun setibanya di lokasi api sudah hampir padam.

Ade yang merupakan warga setempat mengatakan, Kebakaran rumah di depan kampus Politani Pangkep ini, meskipun tak menimbulkan korban jiwa namun ditafsirkan kerugian material mencapai 400 Juta Rupiah yang ditotalkan dari isi rumah dan bangunan menurut keterangan yang ia dapat dari salah satu anggota polisi yang datang pada kejadian tersebut.

“tidak ada korban jiwa, tapi kira-kira kerugian keseluruhan mencapai 400 juta rupiah untuk isi rumah dan biaya bangunannya.” Jelasnya. (28/09)

Tak hanya itu, beberapa barang miliki mahasiswa yang tinggal di rumah kos tersebut seperti laptop, pakaian, dan beberapa dokumen kuliah juga habis terbakar.

Musibah ini sudah dilaporkan dan telah diketahui oleh pemerintah setempat dan akan ditindak lanjuti untuk diberikan bantuan kepada korban terkait penanggulangan bencana dari dinas sosial. (Reporter : Marwan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar